Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2025

ADAB ATAU PEMBENARAN?

Gambar 1.1 R efleksi, Presentasi Bacaan D alam kehidupan bermasyarakat tentu memiliki privilege tersendiri dalam kehidupan sehari-harinya. Maka kemudian jika di tarik seperti halnya konsep gotong royong , hak ini termasuk dalam logika, persatuan, keutuhan berbangsa, dan bernegara. Seperti halnya penyatuan, mestinya tiga kelompok menjadi bagian dari satu kelompok, dan satu kelompok menjadi bagian dari tiga kelompok, bukan sebaliknya membalikan logika berdasarkan privilege yang keliru. Dalam refleksi kali ini, saya mencoba membangun semacam Opini berdasarkan pengalaman di Desa dengan koherensi yang ada. Kehidupan di desa jauh berbeda, dengan kehidupan perkotaan. Desa lebih mengedepankan adab , dan kota lebih mengedepankan pembenaran ketimbang kebenaran. Sebagai kiasan misalnya, tidak asing di telinga kita, mendengar para anak muda, perangkat Desa, Tetuah , dan sebagainya, ada semacam frasa apositif yang di bangun untuk membuat anomali seperti, Anda kurang ajar, Anda munafik, anda tida...

MENYOAL PUTAR BALE ( PENIPU)

Gambar 1.1   PUTAR BALE   (Penipu) Oleh : Ifan Samadi Arti bahasa putar bale sendiri di maluku utara khususnya memiliki arti universal, tidak memiliki sebuah frasa langsung namun memiliki spesifikasi khusus misalnya pembohong atau penipu, dan pendusta. Sifat seperti ini di maluku utara umumnya paling dibenci bahkan sampai dilaknat sehingga sifat putar bale yang sudah mendarah daging tentunya amat sulit dihilangkan. Sebenarnya miris melihat tingkah laku sebagian orang yang kemudian pergi merantau bukannya mencari rizki malahan sebaliknya menjadi Penipu, penjilat, dan bermental korup. Ironisnya, sebagian dari manusia beranggapan bahwa perbuatan tersebut bukanlah sebuah ukuran untuk dapat dipertanggung jawabkan. Dengan melatar belakangi hal di atas saya mencoba menarik subjek dengan Kata "Manusia" sebagai dasar acuannya.  Saya banyak keluar di sebagian kecil daerah sejak tahun 2016 lalu hingga 2025 saat ini, jarang sekali saya balik ke kampung yang tentunya, saya banyak ber...