Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2023

Kesetaraan Atas Apa

               Berangkat dari refleksi saya di atas ada beberapa variabel saya pakai sebagai parameter peninjau yakni  Socrates- penye_" Apakah manusia itu dan apakah yang merupakan kebaikan tertinggi bagi manusia"              Bicara manusia baik itu laki-laki maupun perempuan kita harus kembali kepada bentuk Hakikat manusia (Fitrah),  dalam arti sesungguhnya apa itu manusia, apa itu Tujuan hidup, dan apakah yang menjadi pandangan dunia               Secara harfiah Manusia sebagai makhluk sosial artinya manusia sebagai warga masyarakat dalam suatu sistem negara. Dalam kehidupan sehari-hari manusia tidak dapat hidup sendiri atau mencukupi kebutuhan sendiri tanpa istilah gotong royong                 Dalam kamus bahasa Indonesia manusia merupakan sebagai makhluk yang berakal, berbudi (mampu menguasai makhluk lain) Merujuk Kepada p...

Pentingnya Konsep Dan Konsepsi

          Terkadang orang salah mengklasifikasi Konsep itu,  misalnya Si Fulan_Petani memiliki Anak yang sukses, sedangkan Bin-Fulan tidak menjadi bagian dari petani tersebut.           Pertanyaannya apakah logika ikut andil pada problem ini?  Tentu iya, Mari kita telah menggunakan logika Benar Bahwa Fulan mempunyai anak yang sukses dari hasil petani            Apakah sukses itu di ukur dengan ukuran yang berbeda maka dapat menghasilkan hasil dari YA atau TIDAK?            Tentu Tidak,  karena A=A Tidak Non-A jadi Kecepatan yang di hasilkan Oleh anak petani tersebut memiliki waktu yang sama dan ukuran yang sama sehingga dapat di tarik satu konklusi bahwa Anak petani yang sukses bagian dari konsepnya Tani          Sekarang saya  pakai konsepnya " Uernberg bahwa pertanyaan yang pasti harus dalam arti yang pasti pula"     ...

Palestina Vs Israel Agama Atau Genosida

     S aya terefleksi kekejaman Zionis Imperialis israel terhadap Palestina, Hingga kemudian saya menambah sedikit literatur buku yang berjudul Sejarah Tuhan yang di Tulis Oleh Karen Armstrong Disitu menarik Karen mengulas tentang banyak hal di antaranya kepercayaan keagamaan, keyakinan, Dosa, keraguan dan lain lain. Menurut karen sedari sebelum dan sesudah manusia sudah meletakan keyakinan bahwa eksistensi Tuhan adalah Ada, dan kepercayaan tentang ada telah menjadi sesuatu yang tak terpisahkan Saya menggambarkan tak terpisahkan adalah Mau Agama, A, B, C semua memiliki kepercayaan yang satu. Baik begitu Karen tidak menutup kemungkinan atas keraguannya terhadap Agama bahwa realitas (Alam) mampu memberikan bukti bahwa dunia sungguh baik dan sebaliknya bermanfaat. Proposisi-proposisi tersebut menurut saya sangat implisit di kaitkan dengan corak dan kontruksi berpikir yang hari ini terjadi antara Pro-Israel dan Pro-Pal...