Langsung ke konten utama

Informasi Dan Disinformasi


 

Lagi rame terkait masa kampanye Prabowo-Gibran di ternate, katanya tidak memiliki orang menghadiri acara tersebut? Kemudian katanya Basis Maluku Utara Umumnya sudah jatuh Hati ke Pasangan 01 dengan narasi sudah jatuh hati dan sebagainya


Faktanya di lapangan tidak demikian, di katakan tidak ada orang pada acara tersebut. Padahal tidak benar dan menyesatkan, kesesatan pertama para pendukung di luar 02 itu minim literasi, minim komunikasi, dan minim diskusi, ditambah lagi minim kesadaran realitas


Karena kita tahu kegiatan berlangsung di kota ternate halnya kampanye 02 berdasarkan pantauan belum di lakukan secara resmi/bru seremoni atau hanya di lakukan beberapa kegiatan bersama simpatisan Partai dan figur calon

Sedangkan ada yang mengatakan bahwa basis maluku-utara adalah basis Pasangan 01 dengan dalih pada saat kampanye yang di langsungkan oleh TKD 01-Maluku-utara di asumsikan meludak dengan simpatisan, Faktanya dapat di tarik dua keyakinan bisa berarti "Iya" secara Politik dan tidak secara praktik


Karena diketahui simpatisan yang katanya meludak di ternate sebagaimana di narasikan oleh pendukung 01 menyatakan mereka datang penuh kesadaran diri dan tanpa tekanan apapun termasuk ekonomi


Namun faktanya tidak demikian, para simpatisan yang hadir ketika kampanye 01 kebanyakan di tarik di luar daerah kota ternate di antaranya Kab. Hal-sel, Hal-bar serta beberapa simpatisan yang menjadi basis partai lainnya, Tentunya di fasilitasi serta di biayai  oleh partai di antaranya biaya transportasi, biaya makan, dan lain sebagainya


Dengan demikian dapat ditafsir secara praktis bahwa 01 tidak memiliki ruang kemenangan apapun, kedua tidak memiliki dasar untuk meraih kemenangan baik pusat maupun daerah sehingga kedepan 01 serta kroni-kroninya seharusnya sadar sehingga dapat merenung dan sekaligus membenarkan bahwa mereka sulit menghadapi satu kekuatan besar yang di munculkan oleh sebagian besar Rakyat indonesia untuk memenangkan pasangan Prabowo-Gibran


Oleh sebab itu, simpatisan 01 sesegera mungkin untuk sadar dan sesegera mungkin mengakui bahwa mereka tidak mungkin menang apalagi menggiring opini seolah-olah paling tersakiti dan paling beretika. Semoga ada perubahan yang itu berakhir kepada mereka yang merumuskan konsep perubahan kepada mereka yang memutar balikan fakta.


Selamat Tahun ini, Untuk Prabowo-Gibran akan menjadi Presiden Dan Wakil Presiden Masa bakti 2024-2029 namun akan memiliki beberapa fase perdebatan panas, sampai kepada hal yang paling substansial.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

MELIHAT DARI DEKAT WAYAUA UNTUK PEMIMPIN BARU

Dok I. Kondisi Jalan  Setapak Yang Rusak Melihat Dari Dekat Wayaua Untuk Pemimpin Baru Perenungan, Dan, Refleksi. Oleh : Ifan Samadi Pada tanggal 30 Maret waktu setempat saya tiba di Wayaua dengan menempuh waktu perjalanan cukup jauh, di tambah keinginan besar melihat bagaimana keberlanjutan ekstavet kepemimpinan dari tahun ke tahun di Desa Wayaua Kecamatan Bacan Timur Selatan ketika saya menginjakan kaki di Desa, adapun ilustrasi desa yang sungguh hening dan tidak ada sama sekali perhatian pemerintah Daerah apalagi Pemerintah Desa khususnya. Bagaimana tidak Kondisi PKK yang tidak jalan yang hanya berdiri bener saja, Tidak ada Progres Pemuda untuk mendorong Sistem pemerintahan desa yang jurdil, Progres Desa untuk Rencana Kerja Pemerintah Desa tidak jelas, jalan Setapak yang seharusnya menjadi perhatian khusus pemerintah desa untuk kemudian menjadikan Fungsi anggaran tingkat Desa berjalan dengan baik dan tanpa ada Tendensius dimana kemudian problem desa dapat diselesaikan tanpa ham...

NALAR KRITIS PRO KONTRA DOB SOFIFI

  Dok. Pro kontra Dob Sofifi D engan melihat fenomena DOB dengan berbagai macam agitasinya, saya berpandangan bahwa semua dari empat kesultanan di maluku memiliki idealisme tersendiri untuk mencapai puncak pluralisme politik hingga saat ini, oleh karena itu tidak dapat di pungkiri bahwa perjuangan serta peran dalam tubuh empat kesultanan telah melewati berbagai faktor baik faktor historis maupun faktor historiografi. Pada prinsipnya ialah eksistensi empat kesultanan tidak mungkin terpisahkan dari Esensi Propinsi saat ini. Maka dengan mengerucut terhadap terminologi yang ada bahwa tidore amat sangat berjasa bagi bangsa ini terlepas dalam masa transisinya post-sruth masyarakat cenderung tidak terkendali yang di tandai dengan bergesernya kesadaran moral terhadap kultural, tradisi, dan historis yang berakibat pada minimnya interaksi sejarah, dalam bahasa yang sering kita dengar "Jangan sekali-kali melupakan Sejarah" (Jas Merah). Dewasa ini paham modernisme radikal telah menggeser...

ADAB ATAU PEMBENARAN?

Gambar 1.1 R efleksi, Presentasi Bacaan D alam kehidupan bermasyarakat tentu memiliki privilege tersendiri dalam kehidupan sehari-harinya. Maka kemudian jika di tarik seperti halnya konsep gotong royong , hak ini termasuk dalam logika, persatuan, keutuhan berbangsa, dan bernegara. Seperti halnya penyatuan, mestinya tiga kelompok menjadi bagian dari satu kelompok, dan satu kelompok menjadi bagian dari tiga kelompok, bukan sebaliknya membalikan logika berdasarkan privilege yang keliru. Dalam refleksi kali ini, saya mencoba membangun semacam Opini berdasarkan pengalaman di Desa dengan koherensi yang ada. Kehidupan di desa jauh berbeda, dengan kehidupan perkotaan. Desa lebih mengedepankan adab , dan kota lebih mengedepankan pembenaran ketimbang kebenaran. Sebagai kiasan misalnya, tidak asing di telinga kita, mendengar para anak muda, perangkat Desa, Tetuah , dan sebagainya, ada semacam frasa apositif yang di bangun untuk membuat anomali seperti, Anda kurang ajar, Anda munafik, anda tida...